Masih Kah?

Selalu
Kupandangmu dengan senyummu
Senyum menyungging di rautku

Selalu
Kaupandang diriku
Garis bahagia itu lenyap darimu

Kubilang asal kau bahagia
Hati kecilku pun gembira

Tapi itu hanya tabir
Atas keegoisanku

Akhirnya hanya aku
aku sendiri yang bahagia

Yang tertinggal hanya angan
Masih melayang di pelupuk mata

Apa kau terus tega merampas satu-satunya hal yang kupunya?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersisian

Kaleng-Kaleng Berlubangang

Temaram